PENGARUH TEBAL PELAT ALUMINIUM DAN LAMA PENEKANAN PADA PENGELASAN TITIK TERHADAP SIFAT FISIS, MEKANIS DAN EFFISEINSI PANAS

Tags:

Publication Type:

Journal Article

Authors:

Joko Waluyo

Source:

jurnal Teknologi, Volume 6, Number 1 (2013)

Keywords:

aluminium sifat fisis dan mekanis. logam induk, HAZ, logam las, Mesin, Spot welding

Abstract:

Las titik (spot welding) merupakan salah satu cara pengelasan resistansi listrik dimana dua atau lebih lembaran logam dijepit diantara dua elektroda dan pada saat yang bersamaan arus listrik dialirkan sehingga permukaan material mencapai temperatur las kemudian material tersebut menyatu.
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kualitas pengelasan titik yang terbaik dengan menggunakan mesin las tipe PDN 10-10 serta material yang digunakan adalah plat aluminium dengan tebal 0,8 mm; 1 mm dan 1,2 mm, dengan sambungan tindih (lap joint), dengan arus las 26 A dan voltase output 1,75 volt waktu penekanan sebesar 1 detik; 1,5 detik dan 2 detik. Pengujian yang dilakukan dalam penelitian adalah uji komposisi kimia, struktur mikro, kekerasan dan kekuatan tarik pembuatan spesimen uji mengacu standar JIS Z 3139.
Hasil penelitian menunjukkan bahan plat 0,8 mm; 1 mm dan 1,2 mm adalah aluminium murni pada daerah las Kekerasan tertinggi sebesar 0,09 kg/mm2, kekerasan terendah sebesar 0,02596 kg/mm2 Kekuatan tarik tertinggi sebesar 2,5 Kg/mm2 Dan kekuatan tarik terendah pada sebesar 1,4 kg/mm2 .Heat input terbesar dan terkecil sebesar 0,086 joule dan 0,043 Joule. Volume manik-manik terbesar 0,03 cm3 dan terendah sebesar 0,013 cm3 besarnya energi panas terbesar adalah 0,024 Btu dan terendah 0,0106 Btu, effiseinsi panas terbesar besarnya adalah 30% dan terendah 15 % serta panas yang diserap logam selama pemanasan terbesar 85 % dan terendah 70%.

AttachmentSize
56_64_joko.pdf828.64 KB

(c) 2009 Jurnal teknologi FTI IST AKPRIND
Developed by UPT PUSKOM IST AKPRIND

Who's online

There are currently 0 users and 14 guests online.