ANALISIS KUAT TARIK DAN ELONGASI PLASTIK KITOSAN TERPLASTISASI SORBITOL

Tags:

Publication Type:

Journal Article

Authors:

Ani Purwanti

Source:

Jurnal Teknologi, Volume 3, Number 2 (2010)

Keywords:

chitosan, edible film of chitosan, sorbitol

Abstract:

Di Indonesia, proses pengolahan udang menghasilkan limbah padat yang berupa kepala, ekor, dan kulit. Bahan sisa tersebut dapat diolah menjadi kitosan yang selanjutnya dapat dijadikan plastik kitosan (edible film). Salah satu cara untuk meningkatkan fleksibilitas plastik kitosan tersebut adalah dengan menambahkan bahan tambahan (plastisizer) ke dalam larutan kitosan dalam proses pembuatan plastik. Sifat mekanik plastik kitosan yang dihasilkan harus mampu bertahan terhadap pengaruh lingkungan pada saat penyimpanan/ penggunaannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan sorbitol dan lama penggunaan plastik kitosan yang dibuat dengan plastisizer sorbitol pada kondisi suhu dan kelembaban lingkungan tertentu terhadap sifat mekanik (kuat tarik dan persen elongasi).
Kitosan diperoleh dari kulit, kepala, dan ekor udang melalui proses demineralisasi, deproteinasi, dan deasetilasi dengan menggunakan larutan NaOH dan HCl. Plastik kitosan dibuat dengan melarutkan kitosan ke dalam larutan asam asetat 1% dengan konsentrasi 1% (berat kitosan/ mL asam asetat). Larutan kemudian dilakukan pencetakan dalam loyang Teflon dan dikeringkan dalam oven pada suhu 800C. Plastik kitosan tersebut dianalisis nilai kuat tarik dan persen pemanjangannya. Pengaruh kondisi penyimpanan terhadap sifat mekanik dipelajari dengan menyimpan plastik pada suhu 300C dan kelembaban 75%.
Dari hasil percobaan yang telah dilakukan, dengan penambahan plastisizer dengan konsentrasi 2 g sorbitol/g kitosan, nilai kuat tarik plastik kitosan mengalami penurunan dari 3,94 MPa menjadi 0,2 MPa dan nilai persen elongasi plastik kitosan mengalami peningkatan dari 1,5% menjadi 16,6%. Selama penyimpanan dalam rentang waktu sampai 24 hari pada kondisi 300C dan kelembaban 75%, plastik kitosan tanpa penambahan sorbitol maupun dengan penambahan sorbitol dengan konsentrasi 2 g/g kitosan mempunyai sifat kuat tarik dan persen pemanjangan yang relative stabil, yaitu dengan nilai kuat tarik yang berkisar antara 0,1 – 2,08 MPa dan nilai persen pemanjangan antara 7 – 16,6%.

AttachmentSize
99_106_ani_purwanti.pdf164.39 KB

(c) 2009 Jurnal teknologi FTI IST AKPRIND
Developed by UPT PUSKOM IST AKPRIND

Who's online

There are currently 0 users and 13 guests online.